|
Secara Administratif Desa Limbongan termasuk dalam Wilayah Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan terletak dibagian selatan dengan luas wilayah lebih kurang 13.842,72 Hektar. Sumber mata pencaharian masyarakat Desa Limbongan yang sebagian besar bergantung pada pertambangan timah dan budidaya kelapa sawit, yang dengan kondisi tersebut menyebabkan sangat sedikit masyarakat yang berkeinginan memiliki usaha yang berkaitan dengan pemenuhan akan pangan (pertanian, perikanan dan peternakan) sehingga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari sangat bergantung pasokan dari luar Desa, dengan harga komoditas yang cukup tinggi, padahal dengan kondisi tanah yang relatif subur serta rata-rata masyarakat memiliki/menguasai lahan yang cukup luas dapat diusahakan untuk budidaya tanaman pangan, di sektor perikanan darat dapat memanfaatkan bekas galian tambang timah/kolong yang tidak dipergunakan lagi atau menggunakan kolam media terpal. Menanggapi permasalahan tersebut Pemerintah Desa bekerjasama dengan berbagai pihak berupaya dengan membuat perencanaan serta alokasi anggaran untuk program ketahanan pangan di tingkat Desa
|
|
Kelompok Dasawisma Desa Limbongan |
|
• Perencanaan Demi meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga melalui program ketahanan pangan keluarga Desa mengalokasikan kegiatan penguatan Ketahanan Pangan Tingkat Desa sebanyak Rp 139.595.000,-. Kegiatan tersebut untuk pelatihan, pembelian bibit, media tanam, pupuk dan lain sebagainya. • Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan dimulai melalui penyuluhan peningkatan kapasitas kepada kelompok Dasawisma dari PPL. Kemudian pemberian bibit dan perlengkapan tanam kepada 9 (Sembilan) kelompok Dasawisma. Dilakukan kegiatan penyemaian, setelah tumbuh kecambah bibit tersebut dipindahkan ke dalam polibekyang terisi media tanam dan dilakukan pemeliharaan bibit yang sudah ditanam oleh kelompok Dasawisma di pekarangan rumah masing-masing. • Hasil/output kegiatan Masyarakat penerima bantuan yang tergabung dalam Kelompok Dasa Wisma sudah menghasilkan / panen kangkung, tomat, cabai, jagung dll., walaupun masih dalam skala kecil dan hasil penen tersebut sudah dijual /dipasarkan dalam lingkup Lokal Desa dengan harga jual dibawah harga pasar, apabila terdapat hasil panen yang kualitasnya kurang baik namun masih layak konsumsi maka akan diberikan secara gratis kepada warga sekitar. penjualan hasil panen memanfaatkan teknologi informasi media sosial facebook dan Whatsapps Grup.
|
Komentar
Posting Komentar